SMKN 1 Mendawai resmi menutup sementara operasional kantin sekolah pada tanggal 4 Mei 2026 lalu. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah tegas pihak sekolah dalam menanggulangi meningkatnya sampah anorganik yang berserakan di area lingkungan sekolah.
Keputusan itu diumumkan langsung oleh Kepala SMKN 1 Mendawai, Wiwiek Sulistianingrum,SP setelah kondisi kebersihan sekolah dinilai semakin memprihatinkan dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut Beliau, penutupan kantin dilakukan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, terutama dalam membuang sampah pada tempatnya.
“Kantin akan ditutup hingga tidak ada lagi sampah yang berserakan dan seluruh siswa sadar akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya,” ujar Wiwiek selalu kepala sekolah dalam keterangannya.
Selain menutup kantin sementara, pihak sekolah juga menerapkan sejumlah aturan baru bagi siswa. Seluruh siswa diwajibkan membawa bekal makanan dan air minum dari rumah guna mengurangi sampah serta mencegah siswa keluar lingkungan sekolah saat jam pelajaran berlangsung.
Kebijakan tersebut mendapat beragam tanggapan dari siswa. Meski sebagian merasa kesulitan karena tidak dapat membeli makanan di kantin, banyak siswa menilai langkah tersebut penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih dan nyaman.
Pihak sekolah berharap penutupan kantin sementara ini dapat menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan membangun kebiasaan disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya.
Jadi, bagaimana tanggapanmu tentang kebijakan ini?
Bagaimana kita menanggulangi sampah di lingkungan sekolah?